Apa yang akan saya persembahkan untuk Indonesia ketika saya telah
sarjana?
Pertanyaan yang lumayan membuka cakrawalaku tentang apa yang akan aku
persembahkan untuk Indonesiaku yang tercinta. Aku tumbuh besar dibawa langit
biru ibu pertiwi walaupun aku tidak lahir disini aku bangga menjadi bagian dari
negeri ini. Apa yang akan kupersembahkan? Aku bahkan tidak bisa menjamin apakah
apa yang saya tulis dapat saya wujudkan. Aku punya impian mungkin mungkin agak
berbeda dengan siapapun yang mengambil jurusan Hubungan Internasionl, impianku
menjadi penulis tentang apapun yang kusukai atau apapun pengalamanku yang ingin
aku bagi. Aku ingin menjadi relawan untuk pendidikan dan social setidaknya itu
yang akan aku persembahkan untuk Indonesia. Membantu anak-anak yang tidak bisa
sekolah, putus sekolah , membantu orang-orang yang kelaparan, menjadi keluarga
anak-anak yang broken home, dan lain-lain. Mungkin bagi orang lain itu impian yang semua orang bisa tapi
itu impian terbesarku untuk mendukung Indonesia dari segi pendidikan dan
social. Aku masih miris melihat sector pendidikan yang belum merata diseluruh
negeri ini karena pada era Seoharto
terjadi sentralisasi yang menjadikan pulau jawa yang lebih maju secara
pendidikan. Dalam social aku juga ingin menjadi rumah anak-anak terlantar dan
menjadi keluarga mereka. Bagiku
Indonesia adalah rumah yang indah dan penuh dengan kebahagian dimana semua
orang bisa bermain, bercanda, dan mempelajari toleransi dan budaya yang sangat
beranekaragam dibawah nama Indonesia.
sebelum melanjutkan tulisan ini alangkah lebih baik kalau kita mengatahui apa itu relawan?
kata sukarelawan mengandung pengertian orang yang dengan sukacita melakukan sesuatu tanpa rasa terpaksa. berasal dari sukarela yang ditambah imbuan wan. yang dalam kamus besar bahasa indonesia adanya adalah sukarelawan bukannya relawan.
Aku bukanlah orang yang punya mimpi membanggakan Indonesia dengan
prestasiku, aku hanya punya sebuah mimpi kecil membantu orang-orang yang
membutuhkan walaupun hanya dalam bentuk yang sederhana. Mimpiku untuk menjadi
relawan sampai saat ini baru berjalan setengah jalan aku berharap setelah
selesai aku dapat mewujudkan. Terkadang aku iri kepada orang yang sudah terjun
menjadi relawan untuk pendidikan. Ketika mimpiku yang begitu sederhana akan kupersembahkan untuk Indonesia, ada rasa
yang membahagiakan dalam benakku.
Relawan bukan sebuah hal yang istimewah bagi orang lain tapi bagiku itu
adalah hal yang sangat inginku lakukan saat ini dan di masa yang akan datang.
menjadi relawan internasional juga ada dalam benakku tapi ini mengenai
persembahan untuk Indonesia yang tercinta. Kebanggaanku akan Indonesia membawah
hiporia tersendiri dalam diriku tapi terkadang kemirisan menghampiriku ketika
aku memperhatikan daerah lingkungan aku hidup. Anak-anak banyak yang terjerat
dengan kehidupan yang modern yang ditawarkan dunia dan terjerat dengan majunya
teknologi bahkan kehilangan rasa bahagia sebagai anak kecil karena kemajuan
teknologi.
Memasuki masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) membuatku semakin miris dengan
pendidikan yang tidak merata di Indonesia membuatku memiliki mimpi untuk
menjadi relawan untuk pendidikan kepada anak-anak yang putus sekolah setidaknya
mereka bisa menulis dan membaca serta menghitung. MEA yang saat ini kita hadapi
mensyaratkan Skill yang notabene harus dimiliki. Dan bagaimana kita bersaing
dengan negara tetangga yang punya
tingkat pendidikan yang saat baik seperti Malaysia dan Singapura. Menjadi salah
satu alas an mengapa saya ingin menjadi relawan walaupun hanya kepada 10 orang
saja.
Ketika saya membaca sebuah buku berjudul *pengajar muda* yang
menceritakan pengabdian sarjana muda yang berprestasi kepada mengabdikan diri
mereka ke dunia pendidikan terutama yang didaerah pelosok negeri ini menjadi
sebuah motivasi tersendiri untukku. Bukan karena latarbelakangku yang tumbuh
dilingkungan yang mengabaikan pendidikan tapi ada hal yang membuatku bersemangat ketika membahas mengenai
pendidikan.
Sebuah harapan yang indah untuk Indonesiaku yang kubanggakan sejak aku mulai mengenal bagaimana perjuangan para pahlawan untuk kemerdekaan, bagaimana kisah kakekku yang sering di dongengkan bagaimana mereka melawan penjajah. sebuah dongeng yang selalu mengingatkanku bagaimana aku harus mencintai negeri ini dengan setulus hatiku. Aku akan mengingat apa yang aku tulis hari ini bagaimana aku ingin membangun mimpi-mimpi kecilku.
mengutip kata bung Karno "beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia" aku berharap menjadi salah satunya walaupun itu hanya ada dalam ilusiku. sebuah kalimat yang sangat bermakna dalam untuk kita sebagai generasi muda.
Indonesia tanah airku, tumpah darahku, semangatku, Mimpiku hanya sebatas itu menjadi salah seorang yang dapat menjadi inspirator untuk orang lain, menjadi sukarelawan di bidang pendidikan dan sosial. dengan masih banyaknya problematika di negeri ini. aku berharap dapat meringankan beban para pemimpin negeri ini bukan hanya mengkritisi mereka tanpa punya sebuah penawaran penyelesaian masalah. bukan hanya menjadi seorang yang menjadi beban untuk pemerintah aku ingin menjadi salah satu agen of change dalam diriku maupun negeriku.
seorang akan merasa kesepian ketika berjalan sendiri
tangan-tangan tanpa sebuah pegangan
tanpa seorang untuk mengaduh
tanpa seorang untuk berbagi
aku ingin menjadi rumah
untukmu Indonesiaku
kibarkan selalu panji-panjimu
dalam keagungan dan keasrianmu
Komentar
Posting Komentar